CIRI-CIRI SUAMI YANG MENCINTAI ISTRI
Laki-laki memiliki banyak perbedaan dengan wanita, diantaranya dia tidak terlalu sentimental. Dengan ungkapan lain, laki-laki lebih mampu mengendalikan emosi dan lebih mampu merahasiakan perasaan, pikiran, dan rencananya daripada perempuan. Karena itu, sulit mencari tahu posisi seorang istri di relung hati sang suami lewat tindak tanduknya. Boleh jadi dia tidak menyukai istrinya, tapi dia tetap bisa menjadi suami yang lembut, memenuhi hak-hak dan tidak menzhalimi istrinya, serta sekali-kali berdusta dengan menyatakan cinta dan tidak bisa hidup tanpa istrinya. Karena itu, kita sering mendengar cerita istri yang terkejut karena tiba-tiba di ceraikan, atau gadis yang tiba-tiba dilamar pemuda yang tidak di sangka-sangkanya. Sang istri tersebut mengatkan, “Suamiku sangat mencintaiku. Belum lama ini dia memberikanku barang yang sangat aku senangi. Ketika dia mengantarkan aku ke keluargaku. Tapi, tiba-tiba dia menceraikan aku.”
Sang suami sebenarnya tidak berubah dari cinta menjadi benci dan tidak menjatuhkan talak secara tiba-tiba, tapi dia mampu mengendalikan perasaan, bertingkah sebagai suami yang shaleh, lalu mencari waktu yang tepat untuk melaksanakan apa yang sudah lama dia rencanakan. Tindakan itu tentu saja akumulasi banyak hal yang meledak sekaligus akibat tiadanya keterusterangan dan dialog yang tenang antara suami istri untuk mengetahui keluhan masing-masing. Perasaan yang dipendam seperti itu tak ubahnya bom waktu yang meledak bila waktunya tiba.
Karena itu, istri seyogyanya tidak merasa puas dengan pujian dan perlakuan suaminya, sehingga merasa sombong, lepas kendali, dan melalaikan kewajiban dan penghormatan terhadap suaminya. Dia harus selalu berusaha memenuhi semua hak suami dalam setiap kondisi, tidak mencoba membangkitkan amarah suami betapapun suami selalu menampakkan rasa cinta, penghargaan, dan penghormatan. Sebab, jika dia berubah, suaminya juga pasti berubah. Jka dia sering melalaikan hak suami, mungkin dia akan kehilangan cinta sang suami secara tiba-tiba.
Saya mengenal seorang wanita yang diceraikan karena hal tersebut. Wanita ini menikah dengan lelaki yang telah beristri. Dia merasa suaminya sangat mencintainya dan memperlakukannya dengan baik. Kemudian sang suami menceraikan istri pertamanya. Hati wanita ini berbunga-bunga, karena dia menduga hal itu disebabkan sang suami memlih untuk mencintai seseorang. Dia merasa tenang. Dia pikir, cinta sang suami kepadanya sangat mendalam dan takkan meninggalkannya, seperti yang pernah dia dengar dari mulut suaminya. Karena itu, dia jadi sedikit melalaikan kewajibannya. Hari demi hari dia semakin lalai, sehingga perlakuannya itu diketahui kerabat suaminya. Masalah kadang banyak dan bertumpuk. Dan, suaminya tidak memilih jalan lain selain menceraikannya.
Ref :: (Untukmu Yang Akan Menikah Dan Telah Menikah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar